PENERIMAAN MANFAAT UANG PERTANGGUNGAN ASURANSI JIWA DALAM WARIS ISLAM

Main Article Content

Raphon Ramsay

Abstract

Selama beberapa tahun belakangan ini perkembangan asuransi di Indonesia semakin baik, ditandai dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang menggunakan layanan asuransi dalam kehidupan mereka. Dan salah satu produk asuransi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat adalah Asuransi Jiwa. Hukum IslamĀ  tidak mengenal adanya Asuransi. Namun demikian, terhadap Uang Pertanggungan yang merupakan hak dari nasabah asuransi harus diserahkan kepada Penerima Manfaat yang ditunjuk yaitu salah satu dari para Ahli Waris. Pada Putusan Pengadilan (1449/Pdt.G/2013/PA.Mlg) dimana terdapat kasus dalam penerimaan manfaat uang pertanggungan yang hanya diterima oleh salah satu ahli waris dan mengesampingkan ahli waris lainnya maka pengadilan dapat memutuskan menentukan kedudukan manfaat uang pertanggungan asuransi jiwa. Dalam Penelitian ini penulis akan membahas mengenai kedudukan manfaat uang pertanggungan asuransi jiwa sebagai bagian harta waris dalam hukum waris Islam dan pembagian manfaat uang pertanggungan asuransi jiwa yang hanya menunjuk satu penerima manfaat dalam putusan pengadilan 1449/Pdt.G/2013/PA.Mlg. Dari hasil penelitian penulis bahwa manfaat uang pertanggungan asuransi jiwa merupakan bagian dari harta waris Islam dan pembagian dalam putusan pengadilan 1449/Pdt.G/2013/PA.Mlg sudah sesuai dengan hukum waris Islam.

Article Details

Section
Articles