Membaca Struktur, Mencari Makna: Suatu Usaha Memahami Konstruksi Budaya

Main Article Content

Hendra Kaprisma

Abstract

Studi mengenai struktur dan fungsi, khususnya dalam teori-teori sosiologi kontemporer mengantarkan manusia pada pemahaman mendasar terhadap nilai-nilai kehidupan secara keseluruhan. Struktur mengacu pada seperangkat unit sosial yang relatif stabil dan berpola, sedangkan fungsi mengacu pada proses dinamis yang terjadi dalam struktur tersebut. Fungsi-fungsi mengandaikan terjadinya antar-hubungan, sebaliknya, antar-hubungan mengevokasi perubahan fungsi. Pada dasarnya, struktur sudah mengimplikasikan antar-hubungan sekaligus fungsi. Sebaliknya, dalam mengartikan teori budaya tidak ada definisi yang secara umum dapat disepakati. Hal itu dikarenakan teori budaya bukanlah ilmu yang ditentukan oleh seperangkat aturan dan prosedur yang baku. Dalam kenyataannya, teori tersebut merupakan setumpuk wacana yang merangkum beragam tema dan pendekatan. Isu-isu yang dikaji oleh teori budaya tidak hanya mencerminkan konsentrasi terhadap salah satu disiplin ilmu yang berdiri sendiri. Teori budaya telah merumuskan kembali batas-batas disipliner yang telah lama diikuti dengan strategi mempertemukan bidang-bidang kajian yang berlainan. Pada perkembangannya, teori budaya menciptakan ruang bagi pertukaran kreatif antar wilayah pengetahuan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa teori budaya mendorong munculnya perspektif baru dan mewadahi perkembangan perspektif tersebut sebagai wujud interdisiplineritas dalam tumbuh-kembang penjelajahan intelektualitas.

Article Details

Section
Articles
Author Biography

Hendra Kaprisma, Universitas Indonesia

Dr. Hendra Kaprisma, S.Hum. adalah pengajar di Program Studi Rusia Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI). Dia menyelesaikan S3 Program Studi Ilmu Susastra FIB UI dengan jalur khusus—tanpa menempuh jenjang S2—pada tahun 2015. Dia memulai kuliah S3 pada tahun 2009 dengan mengambil beberapa mata kuliah S2 tanpa tesis. Pada tahun 2011 dia mengikuti Sandwich Ph.D. Candidates di Universitas Negeri Saint-Petersburg, Rusia. Setahun kemudian (2012), dia kembali lagi ke Rusia untuk penelitian disertasi dengan mendapatkan penghargaan Sylff Research Award dari Tokyo Foundation.